Ia menambahkan, sepertiga korban luka-luka akibat serangan IOF di Jalur Gaza pada tahun 2011 adalah anak-anak. Dan kini, Yousef Al-Za’lan, 10—salah satu dari korban tidak bersalah itu masih menjalani perawatan intensif akibat serangan ‘Israel’ hari Jumat kemarin. Adapun Ayah dan adik laki-lakinya dinyatakan tewas dalam serangan itu.
Abu Salmiya melihat, IOF memang sengaja menyasar warga sipil, terutama anak-anak dalam serangannya. “Selain itu, penembakan di lingkungan pemukiman yang sering dilakukan malam hari, memberikan dampak psikologis yang serius terhadap anak-anak,” imbuhnya seperti dikutip dari laman berita Palestinian Information Center.
Abu Salmiya mendesak semua kelompok Hak Asasi Manusia agar segera menghentikan kejahatan ‘Israel’ di Gaza dan memberikan jaminan kehidupan yang aman bagi anak-anak Gaza. (MR/ Sahabat al-Aqsha)











